Selasa, 11 Juni 2019

LAYANAN SIRKULASI



Nama          : Annisa Bahagia
Nim             : 0601171017
Prodi           : IP-2


SELF SERVICE Peminjaman, Pengembalian dan Pengamanan serta kendala dalam penerapan Self Service Di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU)”






Pendahuluan
Pengembangan RFID (Radio Frequency Identification) Di perpustakaan UIN-SU adalah bagian dari upaya dalam meningkatkan perpustakaan yang efektif dan efisien dalam proses pendidikan. RFID adalah teknologi yang sangat berguna dan memiliki kekuatan Karena, suatu institusi atau perguruan tinggi dapat mencapai totalitas suatu layanan dan pengeloaan di perpustakaan. Pengembangan perpustakaan UIN-SU berbasis RFID otomasi ini sangat dibutuhkan oleh perpustakaan UIN-SU dan penggunanya. Perkembangan otomatisasi berbasis RFID menjadi mudah bagi staf perpustakaan guna meningkatkan kinerja dalam penggunaan teknologi informasi. Pengembangan perpustakaan berbasis RFID juga dirasakan oleh pengguna sehingga dapat memudahkan dalam layanan sirkulasi baik dari segi peminjaman maupun pengembalian buku.

             Pembahasan


RFID Merupakan suatu cara mengidentifikasi dengan menggunakan sarana yakni sebuah label atau kartu yang dipasang kedalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia yang bertujuan untuk mengidentifikasi menggunakan gelombang radio. Informasi yang disimpan secara elektronik bisa terbaca sampai beberapa meter dengan label RFID, sistem pembaca RFID tidak memerlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang (barcode).
Pemanfaatan RFID untuk perpustakaan saat ini sangat dibutuhkan dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. RFID sangat bermanfaat bagi perpustakaan dikarenakan bisa mendukung kinerja para staf perpustakaan. Teknologi yang semakin lama semakin berkembang mau tidak mau para pustakawan harus mampu bersaing, belajar dan mengelola suatu teknologi informasi agar tidak ketinggalan dengan pustakawan lainnya.
Dalam penerapan RFID tidak dibutuhkan lagi layanan sirkulasi melalui tatap muka dengan para staf perpustakaan namun, pemustaka berhadapan langsung dengan mesin atau teknologi informasi yang dinamakan dengan Selfcheck (peminjaman dan pengembalian mandiri). Peran staf perpustakaan disini hanya sebagai mengawasi apabila ada kendala pada saat menggunakan Selfcheck. Dengan adanya teknologi ini para pemustaka bisa lebih mudah dan dapat menambah pengetahuan baru tentang teknologi dan layanan yang ada di perpustakaan.
Perpustakaan UIN-SU sudah mengembangkan Sistem RFID, yang mana database sistem informasi perpustakaan diintegrasikan berbasis RFID, mulai dari hardware dan software yang mendukung dalam pengembangan sistem teknologi informasi berbasis RFID.

Peminjaman Dengan Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Peminjaman bahan pustaka (Buku) di perpustakaan UIN-SU memperbolehkan mahasiswa/i meminjam buku maksimal 3 buku dalam sekali pinjam, dan dapat dikembalikan setelah 4 hari atau dalam struck RFID seminggu setelah peminjaman. Dengan menggunakan NIM (Mahasiswa/i UIN-SU) dan buku yang sudah memiliki label berwarna MERAH dibagian bawah buku yang mana buku tersebut diperbolehkan untuk dipinjam sedangkan buku yang tidak ada label MERAH tidak dapat dipinjam, karena belum dimasukan kedalam sumber database RFID.
Setiap mahasiswa UIN-SU yang mempunyai NIM dapat meminjam Bahan pustaka (Buku) yang ada diperpustakaan tanpa membuat kartu perpustakaan, dengan syarat buku tersebut memiliki label RFID. Berikut langkah-langkah peminjaman buku di perpustakaan UIN-SU yang digambarkan dengan menggunakan Flowchart(peta konsep) :

Keterangan :
Yang pertama, Letakkan buku yang ingin dipinjam di depan komputer, Pilih menu “PINJAM” Masukan NIM (Nomor Induk Mahasiswa/i UIN-SU), Database buku akan keluar otomatis di komputer, Selanjutnya Pilih “Print” dan Ambil Struk Peminjaman yang keluar otomatis di depan atau disebelah komputer (RFID).

Pengembalian Dengan Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Buku yang sudah dipinjam pasti akan dikembalikan setidaknya seminggu setelah peminjaman, Buku yang dikembalikan tidak lewat dari tanggal peminjaman apabila lewat dari tanggal, maka pengguna yang meminjam buku tersebut dikenakan denda (Rp. 500,-/perhari). Berikut Flowchart dari proses pengembalian bahan pustaka di perpustakaan UIN-SU :


Keterangan :
Yang pertama, Letakkan buku yang dikembalikan di depan komputer, Pilih menu “KEMBALI” Masukan NIM (Nomor Induk Mahasiswa/i UIN-SU), Database buku yang dikembalikan keluar otomatis di komputer, Selanjutnya Pilih “Print” dan Ambil Struk Pengembalian (Bukti Buku telah dikembalikan) yang keluar otomatis di depan atau disebelah komputer (RFID).

Pengamanan Dengan Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Adanya petugas perpustakaan (Pustakawan) yang berada di sebelah RFID yang mana petugas tersebut melihat transaksi peminjaman dan pengembalian yang dilakukan oleh pengguna, Memiliki Security Gate di pintu keluar perpustakaan yang mencegah terjadinya pencurian walaupun di perpustakaan UIN-SU tidak digunakan tetapi memang ada di pintu keluar Perpustakaan UIN-SU, dan sebaiknya digunakan karena dapat mempermudah petugas tanpa harus melihat CCTV yang ada.

Kendala Dalam penerapan Self Service Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Untuk menerapkan RFID Di perpustakaan perlu dibutuhkan middleware (Perangkat lunak komputer yang memberikan layanan untuk menghubungkan bagian-bagian berbeda dari sebuah aplikasi dengan sistem operasi) yang efisien dengan data, data pribadi pengguna dan standarnya. Kendala yang sering dihadapi yaitu tidak adanya jaringan, pemadamam listrik, RFID Eror. Maka dari itu, sebelum pengguna memakai RFID sebaiknya pustakawan mengecek terlebih dahulu sebelum terjadinya kendala-kendala tersebut sehingga membuat pengguna nyaman untuk meminjam, mengembalikan dan memperpanjang buku.

            Kesimpulan
Manfaat dari teknologi informasi di perpustakaan adalah bertujuan untuk pekerjaan para staf perpustakaan, pustakawan menjadi ringan, mudah, mendapatkkan ilmu baru, melancarkan tugas sebagai pustakawan, temu kembali secara cepat dan tepat , pelayanan informasi menjadi meningkat, dan penggunaan teknologi informasi menjadi bermanfaat.

            Daftar Pustaka
Santi, Triana. Pengembangan Otomasi Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Berbasis RFID (Radio Frequency Identification). Jurnal Iqra’ Volume 13 No. 01, Mei 2019.