Nama : Annisa Bahagia
Nim : 0601171017
Prodi : IP-2
“SELF SERVICE Peminjaman, Pengembalian dan Pengamanan
serta kendala dalam penerapan Self Service Di Perpustakaan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU)”
Pendahuluan
Pengembangan RFID (Radio Frequency Identification) Di perpustakaan UIN-SU adalah
bagian dari upaya dalam meningkatkan perpustakaan yang efektif dan efisien dalam
proses pendidikan. RFID adalah teknologi yang sangat berguna dan memiliki
kekuatan Karena, suatu institusi atau perguruan tinggi dapat mencapai totalitas
suatu layanan dan pengeloaan di perpustakaan. Pengembangan perpustakaan UIN-SU
berbasis RFID otomasi ini sangat dibutuhkan oleh perpustakaan UIN-SU dan
penggunanya. Perkembangan otomatisasi berbasis RFID menjadi mudah bagi staf
perpustakaan guna meningkatkan kinerja dalam penggunaan teknologi informasi. Pengembangan
perpustakaan berbasis RFID juga dirasakan oleh pengguna sehingga dapat memudahkan
dalam layanan sirkulasi baik dari segi peminjaman maupun pengembalian buku.
Pembahasan
RFID Merupakan suatu cara mengidentifikasi
dengan menggunakan sarana yakni sebuah label atau kartu yang dipasang kedalam
sebuah produk, hewan atau bahkan manusia yang bertujuan untuk mengidentifikasi
menggunakan gelombang radio. Informasi yang disimpan secara elektronik bisa
terbaca sampai beberapa meter dengan label RFID, sistem pembaca RFID tidak
memerlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang (barcode).
Pemanfaatan RFID untuk perpustakaan saat ini
sangat dibutuhkan dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. RFID
sangat bermanfaat bagi perpustakaan dikarenakan bisa mendukung kinerja para
staf perpustakaan. Teknologi yang semakin lama semakin berkembang mau tidak mau
para pustakawan harus mampu bersaing, belajar dan mengelola suatu teknologi
informasi agar tidak ketinggalan dengan pustakawan lainnya.
Dalam penerapan RFID tidak dibutuhkan lagi
layanan sirkulasi melalui tatap muka dengan para staf perpustakaan namun,
pemustaka berhadapan langsung dengan mesin atau teknologi informasi yang
dinamakan dengan Selfcheck
(peminjaman dan pengembalian mandiri). Peran staf perpustakaan disini hanya
sebagai mengawasi apabila ada kendala pada saat menggunakan Selfcheck. Dengan adanya teknologi ini
para pemustaka bisa lebih mudah dan dapat menambah pengetahuan baru tentang
teknologi dan layanan yang ada di perpustakaan.
Perpustakaan UIN-SU sudah mengembangkan
Sistem RFID, yang mana database sistem informasi perpustakaan diintegrasikan
berbasis RFID, mulai dari hardware dan software yang mendukung dalam
pengembangan sistem teknologi informasi berbasis RFID.
Peminjaman Dengan Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Peminjaman bahan pustaka (Buku) di
perpustakaan UIN-SU memperbolehkan mahasiswa/i meminjam buku maksimal 3 buku
dalam sekali pinjam, dan dapat dikembalikan setelah 4 hari atau dalam struck RFID seminggu setelah peminjaman.
Dengan menggunakan NIM (Mahasiswa/i UIN-SU) dan buku yang sudah memiliki label
berwarna MERAH dibagian bawah buku
yang mana buku tersebut diperbolehkan untuk dipinjam sedangkan buku yang tidak
ada label MERAH tidak dapat
dipinjam, karena belum dimasukan kedalam sumber database RFID.
Setiap mahasiswa UIN-SU yang mempunyai NIM
dapat meminjam Bahan pustaka (Buku) yang ada diperpustakaan tanpa membuat kartu
perpustakaan, dengan syarat buku tersebut memiliki label RFID. Berikut
langkah-langkah peminjaman buku di perpustakaan UIN-SU yang digambarkan dengan
menggunakan Flowchart(peta konsep) :
Keterangan :
Yang pertama, Letakkan buku yang ingin
dipinjam di depan komputer, Pilih menu “PINJAM” Masukan NIM (Nomor Induk
Mahasiswa/i UIN-SU), Database buku akan keluar otomatis di komputer, Selanjutnya
Pilih “Print” dan Ambil Struk Peminjaman yang keluar otomatis di depan atau
disebelah komputer (RFID).
Pengembalian Dengan Menggunakan Sistem RFID Di
Perpustakaan UIN-SU
Buku yang sudah dipinjam pasti akan
dikembalikan setidaknya seminggu setelah peminjaman, Buku yang dikembalikan tidak
lewat dari tanggal peminjaman apabila lewat dari tanggal, maka pengguna yang
meminjam buku tersebut dikenakan denda (Rp. 500,-/perhari). Berikut Flowchart dari proses pengembalian bahan
pustaka di perpustakaan UIN-SU :
Keterangan :
Yang pertama, Letakkan buku yang dikembalikan
di depan komputer, Pilih menu “KEMBALI” Masukan NIM (Nomor Induk Mahasiswa/i
UIN-SU), Database buku yang dikembalikan keluar otomatis di komputer, Selanjutnya
Pilih “Print” dan Ambil Struk Pengembalian (Bukti Buku telah dikembalikan) yang
keluar otomatis di depan atau disebelah komputer (RFID).
Pengamanan Dengan Menggunakan Sistem RFID Di
Perpustakaan UIN-SU
Adanya petugas perpustakaan (Pustakawan) yang
berada di sebelah RFID yang mana petugas tersebut melihat transaksi peminjaman
dan pengembalian yang dilakukan oleh pengguna, Memiliki Security Gate di pintu keluar perpustakaan yang mencegah terjadinya
pencurian walaupun di perpustakaan UIN-SU tidak digunakan tetapi memang ada di
pintu keluar Perpustakaan UIN-SU, dan sebaiknya digunakan karena dapat
mempermudah petugas tanpa harus melihat CCTV yang ada.
Kendala Dalam penerapan Self Service
Menggunakan Sistem RFID Di Perpustakaan UIN-SU
Untuk menerapkan RFID Di perpustakaan perlu
dibutuhkan middleware (Perangkat
lunak komputer yang memberikan layanan untuk menghubungkan bagian-bagian
berbeda dari sebuah aplikasi dengan sistem operasi) yang efisien dengan data,
data pribadi pengguna dan standarnya. Kendala yang sering dihadapi yaitu tidak
adanya jaringan, pemadamam listrik, RFID Eror. Maka dari itu, sebelum pengguna
memakai RFID sebaiknya pustakawan mengecek terlebih dahulu sebelum terjadinya
kendala-kendala tersebut sehingga membuat pengguna nyaman untuk meminjam,
mengembalikan dan memperpanjang buku.
Kesimpulan
Manfaat dari teknologi informasi di
perpustakaan adalah bertujuan untuk pekerjaan para staf perpustakaan, pustakawan
menjadi ringan, mudah, mendapatkkan ilmu baru, melancarkan tugas sebagai pustakawan,
temu kembali secara cepat dan tepat , pelayanan informasi menjadi meningkat,
dan penggunaan teknologi informasi menjadi bermanfaat.
Daftar Pustaka
Santi, Triana. Pengembangan Otomasi Perpustakaan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Berbasis RFID (Radio Frequency
Identification). Jurnal Iqra’ Volume 13 No. 01, Mei 2019.



